Sekilas Tentang Satker PBIAT Janti – Klaten

Posted on 03/08/2011

10


A.   Pengantar

            Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten merupakan salah satu dari tiga Satuan Kerja Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah.

            Satker PBIAT Janti terletak di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Dibangun pada tahun 1979 di atas lahan seluas 2,89 hektar. Luas kolam 1,7 hektar (60%), bangunan dan ruang terbuka 0,98 hektar (30%) dan saluran 0,21 hektar (10%), dengan ketinggian tempat ± 203 meter dpl. Sumber air berasal dari Umbul Nilo dan Umbul Wunut melalui saluran irigasi teknis yang mengalir sepanjang tahun dengan debit berkisar 25 – 40 l/dt dan kualitas yang cukup, sehingga ideal bagi kegaitan perbenihan ikan. Meningkatnya kebutuhan ikan Nila Merah untuk kebutuhan ekspor maupun konsumsi masyarakat merangsang berkembangnya budidaya ikan Nila Merah, baik di Karamba Jaring Apung (KJA) maupun pada kolam. Perkembangan ini mendorong meningkatnya kebutuhan benih baik secara kuantitas maupun kualitas. Sejalan dengan hal tersebut dan dengan pemanfaatan potensi yang ada maka Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten mengembangkan perbenihan ikan Nila Merah secara intensif baik melalui perbenihan sistem Janti maupun sistem Sapih Benih.

Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 yang memuat tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Satker PBIAT Janti – Klaten memiliki tugas pokok diantaranya adalah untuk memperbaiki mutu genetik induk dan mensuplai benih Nila Merah yang bermutu. Sampai saat ini, Satker PBIAT Janti – Klaten belum dapat memenuhi kebutuhan benih bagi masyarakat pembudidaya khususnya di wilayah Ex Karesidenan Surakarta, sehingga masih sangat dimungkinkan untuk dilakukan upaya-upaya peningkatan produksi melalui pembenahan sarana dan prasarana yang sudah ada dan menambah serta memperbaiki mutu induk untuk menghasilkan benih bermutu.

Dalam rangka perbaikan mutu genetik induk, sejak bulan Oktober 2004 sampai sekarang masih terus dilakukan kegiatan selektif Breeding. Pada tahun 2009 telah dihasilkan induk F3, yaitu jantan putih dan betina hitam. Hasil persilangan/hibridisasi keduanya menghasilkan Benih Nila Merah Hibrid Janti. Pada tanggal 29 Juni 2009, benih hibrid tersebut dievaluasi oleh Pusat Riset Perikanan Budidaya DKP, kemudian direlease oleh Menteri Kelautan dan Perikanan pada tanggal 23 Nopember 2009 dan diberi nama “LARASATI”.

B.   Tugas Pokok dan Fungsi

Adapun tugas pokok dan fungsi dari Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten adalah sebagai berikut:

  1. Melaksanakan penyediaan benih dan calon induk bermutu;
  2. Melaksanakan kaji terap teknologi perbenihan;
  3. Melaksanakan pengawasan, pengendalian hama penyakit ikan;
  4. Melaksanakan sebagian tugas teknis Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan;
  5. Melaksanakan tugas ketatausahaan.

Untuk melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi serta tugas-tugas pelayanan, Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten didukung oleh 16 orang PNS dan 2 orang tenaga honorer, yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 14 orang petugas teknis lapangan dan 3 orang tenaga administrasi.

C.   Keadaan Umum 

  • Ketinggian tempat             :    203 meter dpl
  • Kemiringan tanah              :    2 – 3 %
  • Jenis tanah                           :    Tanah Berpasir
  • Sumber Air                           :    Umbul Nilo dan Umbul Wunut
  • Suhu Air                                 :    25 – 30 °C
  • PH Air                                     :    7 – 7,5
  • O2 terlarut                            :    5,5 – 7,2 ppm
  • Debit Air                                :    25 – 40 liter/detik

 

D.   Keadaan Fisik

1.    Luas Areal  =  2,89 hektar, terdiri dari:

  • Kolam                                            :    1,70 hektar (60%)
  • Bangunan & ruang terbuka   :    0,98 hektar (30%)
  • Saluran                                          :    0,21 hektar (10%)

2.    Fasilitas-Fasilitas yang ada:

        Fasilitas Pokok

NO

JENIS

JUMLAH

LUAS

1.

Kolam Pendederan

30 buah

12.590,32 m2

2.

Kolam Pembesaran

9 buah

3.738,49 m2

3.

Kolam Pemberokan Benih

4 buah

550 m2

4.

Bak Pemijahan (Ketekan)

15 buah

450 m2

5.

Bak Pemberokan Pejantan

22 buah

55 m2

6.

Bak Pemberokan Induk

22 buah

182 m2

7.

Bak Karantina

2 buah

98 m2

8.

Bak Penelitian

8 buah

310,17 m2

9.

Bak Filterisasi

1 unit

54 m2

10.

Hatchery

1 unit

112 m2

11.

Laboratorium

1 unit

48 m2

12.

Gudang Pakan

1 unit

24 m2

13.

Peralatan Perbenihan

1 unit

14.

Peralatan Penangkapan

2 unit

15.

Gudang (Genset)

1 unit

190 m2

        Fasilitas Pendukung

NO

JENIS

LUAS

1.

 Gedung Kantor

180 m2

2.

 Rumah Dinas Pimpinan

70 m2

3.

 Kopel (Rumah Dinas Karyawan)

72 m2

4.

 Asrama

90 m2

5.

 Aula (Ruang Pertemuan)

120 m2

6.

 Bangsal Penjualan Benih Ikan

90 m2

7.

 Loket Penjualan

4 m2

8.

 Rumah Jaga

18 m2

9.

 Musholla

12 m2

10.

 Gudang Alat-Alat Penangkapan

18 m2

11.

 Garasi

35 m2

12.

 Gudang Alat-Alat Perbenihan

15 m2

Guna mendukung kelancaran operasional transportasi, Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten dilengkapi dengan:

  • 1 Unit Kendaraan Kijang Pick Up
  • 2 Unit Sepeda Motor

E.    Organisasi  

SDM yang ada di Satker PBIAT Janti – Klaten berjumlah 18 orang, yang terdiri dari 16 orang PNS dan 2 orang tenaga honorer, dengan klasifikasi sebagai berikut:

  • Sarjana              :           5 orang
  • D-III                   :           1 orang
  • SLTA                  :           7 orang
  • SLTP                   :           3 orang
  • SD                        :           2 orang

Untuk melaksanakan kegiatannya Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten membagi tugas dan tanggung jawab kepada seluruh SDM yang ada sebagai berikut:

NO

NAMA / NIP

GOL / RUANG

PEND

STATUS

I.       Pimpinan

1.

Ir. SutarnoNIP. 19630102 199103 1 009

III / D

Sarjana

PNS

II.    Sub Bag. Administrasi

1.

Sartono, SP.NIP. 19610427 198803 1 002

III / B

Sarjana

PNS

2.

SumponoNIP. 19561208 198303 1 001

II / C

SLTP

PNS

3.

Dwi W Siwi HastutiNIP. 19700626 200701 2 012

II / A

SLTA

PNS

III.  Sie. Produksi

1.

SupriyanaNIP. 19680627 198803 1 002

III / B

SLTA

PNS

2.

Sih Martoyo, A.Md.NIP. 19721101 200003 1 004

II / D

D-III

PNS

3.

SuparsihNIP. 19641020 199009 2 001

III / A

SPMA

PNS

4.

SukirNIP. 19611114 199303 1 002

III / A

STM

PNS

5.

KuatnoNIP. 19631105 200604 1 004

II / A

SLTA

PNS

6.

Drs. Wahyudi Budi S.NIP. 19650520 200701 1 013

III / A

Sarjana

PNS

7. Lagiman

SD

Tenaga Honorer

8. Jaeno

SD

Tenaga Honorer

IV.  Sie. Pengendali Mutu

1.

Toni Kuswoyo, S.Pi., M.P.NIP. 19820201 200903 1 005

III / A

Sarjana

PNS

2.

Safiun Nizar, S.Pi.NIP. 19820330 201101 1 003

III / A

Sarjana

CPNS

3.

Ign. SukarminNIP. 19590209 198003 1 004

III / B

STM

PNS

V.    Sie. Pemasaran

1.

Warnoto, SH.NIP. 19590428 198603 1 006

III / B

Sarjana

PNS

2.

Joko Abu PanutNIP. 19600912 199001 1 001

II / B

SLTP

PNS

Tugas dan Wewenang:

Pimpinan Satker

  1. Menetapkan sistem jaminan mutu dan memberikan pengarahan dan keyakinan agar sistem jaminan mutu dapat dipahami dan dilaksanakan oleh semua karyawan
  2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan sistem jaminan mutu

Kepala Sub Bagian Administrasi

  1. Melaksanakan kegiatan administrasi Satker PBIAT Janti – Klaten
  2. Membuat dokumen seluruh rencana dan pelaksanaan kegiatan Satker PBIAT Janti – Klaten
  3. Melaksanakan pengelolaan keuangan Satker PBIAT Janti – Klaten
  4. Mendokumentasikan seluruh kegiatan pembelian dan penjualan yang dilakukan Satker PBIAT Janti – Klaten
  5. Menangani administrasi dan bertanggung jawab dalam identifikasi kebutuhan dan penyelenggaraan peningkatan keterampilan karyawan Satker PBIAT Janti – Klaten

Kepala Seksi Produksi

  1. Merencanakan kegiatan produksi benih ikan sesuai permintaan pelanggan
  2. Merencanakan jumlah kebutuhan sarana produksi dan waktu penggunaannya
  3. Membuat dokumentasi seluruh kegiatan dalam proses produksi
  4. Menangani dan membuat dokumentasi semua keluhan pelanggan

Kepala Seksi Pengendali Mutu

  1. Memprakarsai kegiatan untuk mencegah terjadinya ketidaksesuaian yang berkaitan dengan produk, proses dan sistem mutu
  2. Mengidentifikasi dan merekam/mencatat setiap masalah yang berkaitan dengan produk
  3. Memprakarsai, menyarankan atau memberikan pemecahan masalah melalui jalur yang ditentukan
  4. Mengendalikan lebih lanjut pemrosesan perbaikan produk yang tidak sesuai, sampai kekurangan atau kondisi yang tidak memuaskan telah diperbaiki

Kepala Seksi Pemasaran

  1. Merencanakan dan melaksanakan identifikasi pasar
  2. Melakukan pencatatan pesanan dari pelanggan untuk disampaikan kepada Kasi Produksi
  3. Melakukan identifikasi persyaratan mutu produk dari pelanggan


F.   Kegiatan Yang Dilaksanakan

1.    Perbenihan Ikan

Meningkatnya kegiatan budidaya ikan mengakibatkan meningkatnya kebutunan akan benih ikan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka kegiatan Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti – Klaten masih tetap diarahkan pada kegiatan perbenihan ikan Nila Merah, dan telah dihasilkan Benih Nila Merah Hibrid Janti yang diberi nama “LARASATI”. Teknologi perbenihan ikan yang dilaksanakan Satker PBIAT Janti adalah dengan menggunakan Sistem Janti (pengetekan) dan Sistem Sapih Benih sebagaimana SPO dan Alur Produksi Nila Merah Janti.

2.    Kegiatan Pelayanan

  • Pelayanan penyediaan benih/induk bermutu baik;
  • Pelayanan kesehatan ikan;
  • Pelayanan informasi teknologi perbenihan dan infor-masi lainnya yang berkaitan dengan pembudidayaan.
  • Pelayanan Penelitian, magang dan PKL bagi mahasiswa, pelajar dan masyarakat

3.    Kegiatan Breeding Program (PPIINR)

Sampai dengan akhir tahun 2010, kegiatan Breeding Program (PPIINR) masih melanjutkan program tahun sebelumnya dan sudah dilaporkan ke Broodstock Center BBPBAT Sukabumi pada bulan Juni dan Oktober 2010. Kegiatan tersebut antara lain:

  • Melanjutkan kegiatan broodstock nila untuk menghasilkan induk F4.
  • Produksi Induk (F4) “Larasati” 10 paket. Hasilnya saat ini diperoleh 10 paket induk F4 untuk pemuliaan lanjutan.
  • Perbanyakan dan distribusi Induk (F4) “Larasati” 100 paket ke kabupaten se-Jawa Tengah. Hasilnya saat ini diperoleh 20 paket induk F4 siap pijah dengan bobot 200 g – 300 g per ekor dan 20 paket calin F4 ukuran 8 – 12 cm.

4.    Kegiatan Sertifikasi CPIB

Kegiatan sertifikasi CPIB telah dilaksanakan dan sudah sampai tahap penilaian lapangan yang dilaksanakan tanggal 14 Desember 2010 oleh auditor sertifikasi CPIB dari KKP sebanyak 2 orang. Hasilnya sangat memuaskan dan hanya ditemukan 2 ketidaksesuaian yang dapat dengan segera diperbaiki agar menjadi sesuai. Dengan hasil tersebut diharapkan nilai sertifikasi CPIB yang diperoleh adalah nilai A / Sangat Baik (EXCELLENT).

G. Rencana Pengembangan

Dalam upaya mengantisipasi pesatnya perkembangan pembudidaya ikan serta pentingnya peningkatan dan penyediaan benih dan induk yang berkualitas baik, maka rencana pengembangan yang akan dilaksanakan antara lain:

  1. Pemurnian induk ikan Nila melalui kegiatan Selective Breeding;
  2. Peningkatan sarana dan prasarana perbenihan;
  3. Pengembangan jaringan irigasi/sumber air.
  4. Diversifikasi komoditas (Lele, Karper, Gurami, Pangasius, Bawal dan Arwana Brazil).

 

H.   Program KerjaTahun 2011

  1. Melanjutkan kegiatan broodstock nila untuk menghasilkan induk F5
  2. Produksi Induk (F5) “Larasati” 10 paket
  3. Perbanyakan dan distribusi Induk (F5) “Larasati” 100 paket ke kabupaten se-Jawa Tengah
  4. Produksi dan distribusi Benih Nila Merah Hibrid Janti “Larasati” generasi kelima.